Strategi Komunikasi Efektif Saat Pandemi

Melihat maraknya pandemi Covid-19 yang menjadi wabah yang menimpa hampir setiap negara di dunia, mengakibatkan banyak aktivitas yang terhambat karena hal tersebut, misalnya saja seperti aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah, hingga ekonomi. Tak ayal bisnis UKM tidak sedikit pula yang terpapar akibat adanya pandemi ini, walaupun demikian bisni harus tetap beroperasi karena bagaimanapun kebutuhan ekonomi terus meningkat.

Adanya pandemi ini, membuat banyak orang berupaya untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi karena pandemi ini, sehingga dunia bisnis pun turut menyesuaikan diri, terutama dalam hal komunikasi. Cara mereka berkomunikasi dengan audiens perlu disesuaikan saat ini. Untuk itu, berikut beberapa strategi komunikasi efektif saat pandemi yang bisa anda implementasikan dalam aktivitas sehari-hari.

1. Menunjukkan Sikap Empati

Menunjukkan rasa empati menjadi cara awal untuk mengawali komunikasi berikutnya. Jika mengindahkan pandemi seperti saat ini dan melakukan komunikasi dengan cara seperti biaya seperti tidak terjadi apa-apa maka tentu hal itu bukan langkah yang tepat, terlebih saat pandemi banyak orang yang menghabiskan waktu secara daring dan anda mulai memasarkan bisnis disaat seperti ini.

Sebagian orang beranggapan bahwa pandemi saat ini merupakan peluang besar, namun jika tanpa menyusun strategi komunikasi yang tepat, maka hal tersebut dapat memberikan kesan tidak peduli dengan keadaan lingkungan sekitar saat ini. Maka untuk menghindari hal tersebut, anda harus menunjukkan rasa empati kepada audiens jika anda peduli terhadap mereka.

Anda tidak perlu terus-menerus membicarakan tentang Covid-19, namun pertimbangkan secara baik-baik dalam membuat konten marketing atau promosi apakah menimbulkan kesalahpahaman atau tidak, jangan sampai anda mejalankan gaya komunikasi yang tidak tepat, sehingga menjadi boomerang untuk usaha yang anda jalankan.

2. Gunakan Tone dan Gaya Bahasa yang Tepat

Saat melakukan promosi, tentunya intonasi dan gaya bahasa yang diterapkan harus disesuaikan dengan brand yang anda gunakan dalam usaha anda, namun lain halnya dengan saat sekarang karena anda harus menyesuaikan semua dengan konteks. Misalnya saja seperti, sebelum pandemi anda sering menggunakan gaya bahasa yang santai, nah bisa jadi saat ini anda perlu mempertimbangkan gaya bahasa yang berbeda. Komunikasi memiliki berbagai macam gaya bahasa yang bisa anda implementasikan dalam memasarkan usaha anda. Sehingga gaya bahasa yang anda gunakan dalam berjualan dapat bervariasi dan tentunya tidak monoton, ketika melakukan pembicaraan.

Dalam kondisi pandemi saat ini, anda dapat mencoba menyampaikan pesan dengan gaya bahasa yang lebih serius, yang dapat anda kaitkan dengan Covid-19. Namun, bukan berarti anda harus merubah sepenuhnya intonasi dari brand usaha anda sebelumnya, anda dapat menggunakan gaya bahasa yang positif, autentik, serta tidak berlebihan atau juga tidak terlihat berlebihan.

Anda tunjukkan kepada audiens sebagai pelanggan anda tentang dukungan terhadap mereka dan anda juga menghargai dukungan mereka. Berikan mereka kesan jika anda mengutamakan mereka saat ini.

3. Berikan Konten Positif

Kondisi pandemi membuat banyak orang merasa cemas bahkan mengalami stress saat mengtehui informasi dan berbagai berita mengenai Covid-19 yang ntah kapan akan berakhir. Adanya banyak sekali informasi yang berat tersebut, ada kalanya audiens membutuhkan penyegaran, maka anda dapat memberikan konten positif kepada mereka.

Andapun juga dapat memberikan konten hiburan kepada mereka, tapi anda harus tetap peka. Namun perlu anda ingat bahwa anda harus tetap berhati-hati dalam memberikan konten agar nantinya tidak terkesan sensitive, atau yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

4. Transparan dan Jelas 

Ketika kondisi pandemi saat ini, membuat banyak orang peduli dengan kebersihan, kesehatan, maka melihat hal tersebut anda dapat menyampaikan dengan jelas dan terbuka kepada para audiens atau pelanggan anda terkait dengan langkah dalam usaha anda implementasikan untuk memastikan keselamatan mereka.

Misal, anda memiliki usaha makanan, anda dapat menyampaikan informasi yang transparan dan jelas mengenai soal keamanan dan kebersihan dari makanan yang anda jual untuk mencegah kontaminasi virus serta anda juga memastikan kesehatan dari para konsumen anda. Anda dapat memberikan informasi bagaimana cara menyiapkan makanan, bagaimana memastikan keberisihan makanan selama proses pengiriman, apakah dapat melakukan pesan antar, dan jika bisa jangan hanya menyampaikan langkah-langkahnya saja, namun tunjukkan secara langsung praktiknya dalam menjaga keberihan dari makanan yang anda jual dengan saat baik.

5. Terus Membuat Konten

Adanya pandemi Covid-19 membuat banyak orang menjalankan peraturan yang diterapkan oleh pemerintah dengan menjaga jarak, mengggunakan masker, dan mencucui tangan dengan sabun. Dengan peraturan tersebut membuat orang banyak menghabiskan waktu di dunia maya, sehingga anda juga harus lebih aktif dalam membuat konten yang bisa membantu, menghibur, dan memberikan dukungan kepada mereka. Jikalau anda dalam konsisi saat ini tetap memasarkan produk anda, maka hal tersebut kurang tepat. Anda dapat menyesuaikan dengan membuat konten yang sesuai dengan fokus pada produk anda. Dengan demikian, anda pun masih bisa tetap terhubung dengan para pengikut di sosial media, dan tidak dapat dipungkiri jika ada calon pembeli juga nantinya.

6. Selalu Update Website Toko Online

Walaupun Covid-19 belum diketahui pasti akan berakhir, bukan berarti anda tidak melakukan update informasi terbaru di toko online anda. Pastikan website dari toko online anda selalu up to date sehingga akan memudahkan para pelanggan untuk mencari informasi mengenai produk terbaru maupun hal lainnya.

Anda jga dapat terus memberikan informasi FAQ khusus pada website toko online anda, hal ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para pelangan mengenai ketersedianan produk, status, pengumuman spesial, dan berbagai informasi lainnya. Sediakan juga contact person, jam operasional, alamat, konten yang relevan, dan informasi lainnya sehingga membuat para pelanggan tidak terbesit keraguan saat berbelanja di toko online anda. Tujuan utamanya adalah menjadikan toko online anda sebagai tempat untuk para calon pembeli mendapatkan informasi lengkap mengenai bisnis anda.

Apabila semua informasi yang dimuat dalam website lengkap dan meyakinkan, maka memungkinkan peluang besar bagi para calon konsumen untuk berbelanja di toko online anda semakin tinggi, bahkan mereka juga bisa merekomendasikan ke temannya untuk berbelanja di toko online anda nantinya.

Demikian, sedikit ulasan mengenai strategi komunikasi efektif saat pandemi kali ini, semoga ulusan diatas dapat memberikan manfaat bagi usaha bisnis yang anda jalankan. (Pakar Komunikasi). 

Strategi Komunikasi Efektif Saat Pandemi
Suara Cirebon


0 Comments

Posting Komentar