NW Anjani Laporkan NW Pancor Ke Polda NTB

 NW Anjani Laporkan NW Pancor Ke Polda NTB
PBNW melaporkan penyelenggara kegiatan NW versi TGB Zainul Majdi (Photo: VIVA.co.id/Satria Zulfikar)

Polemik yang terjadi antara dua organisasi masyarakat (ormas) Nahdlatul Whatan (NW) kembali menyeruak. Kali ini, NW Anjani melaporkan kepengurusan NW versi TGB Zainul Majdi atas dugaan penyalahgunaan logo organisasi NW.

Pengurus Besar NW yang diwakili oleh Syamsu Rijal bersama dengan jajaran lainnya melaporkan penyalahgunaan loho, bendera, dan lambang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTB, pada Jum'at 5 Februari lalu.

Hal ini bermula ketika pada Rabu, 3 Februari 2021 tepatnya di Kantor Bupati Lombok Barat digelar pelantikan pengurus cabang NW. Sementara itu, ada jadwal pelantikan Badan Otonom Pemuda NW versi TGB. Pelantikan tersbut menggunakan logo NW. Padahal, Kementerian Hukum dan HAM melalui SK terbaru nomor AHU-0001269.AH.01.08. Tahun 2020 telah mengesahkan bahwa NW sebelumnya yakni NW vesi Anjani.

NW versi TGB ini dikenal dengan sebutan NW Pancor, yang tidak diakui dalam SK Kemenkum HAM sesuai dengan putusan pengadilan.

Syamsu Rijal memberikan keterangannya di Mataram pada 5 Februari 2021 dan menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh NW versi TGB adalah sesuatu yang melanggar hukum dan tidak baik untuk organisasi. Sehingga pihaknya melaporkan penggunaan lambang dan logo organisasi.

Selain dari pada melaporkan acara pelantikan, PBNW juga melaporkan acara ,usyawarah Can=bang NW versi TGB yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Muttaqien NW Perian, Lombok Timur pada Selasa, 18 Januari 2021. Aktivitas tersebut juga menggunakan logo NW.

Syamsu Rijal selaku pengurus besar organisasi tersebut menerangkan bahwa kegitan yang digelar bertentangan dengan pasal 59 ayat 91) huruf e dan pasal 15 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas. Pasal tersebut melarang ormas menggunakan lambang, logo hingga bendera ormas lainnya.

Ia juga menegaskan terkait dengan pernyataan yang menyatajan bahwa adanya dua NW bertentangan dengan undang-undang ormas. 

Dalam laporannya NW Anjani melaporkan empat panitia penyelenggara ke Polda NTB. PBNW juga turut mengancam akan melaporkan Bupati Lombok Barat, Faudzan Khalid selalu menjadi tuan rumah pada kegiatan hingga Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi yang merupakan kakak kandung TGB yang turut hadir dalam acara tersebut. (Viva).

0 Comments

Posting Komentar