Universitas Mataram Berlakukan Lockdown Kampus

UNRAM Lockdown
Foto: Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum

Universitas Mataram (UNRAM) merespon lonjakan peningkatan kasus positif Covid-19 di NTB dengan kembali memberlakukan lockdown. Dihimpun dari data terakhir Dinas Kesehatan NTB per tanggal 17 Januari 2021 yang dirilis dalam situs corona . ntbprov . go . id menyebutkan, jumlah pasien Covid-19 telah mencapai total 6.576 orang. Untuk pasien yang dirawat mencapai 991 orang, pasien sembuh sebanyak 5.271 orang, dan pasien meninggal sebanyak 314 orang.

dr. Hamsu Kadriyan, Sp.T.H.T.K.L(K)., M.Kes selaku Dekan Fakultas Kedokteran perguran tinggi tersebut menyampaikan keterangnnya pada Senin, 18/01/2021 dihubungi oleh Humas Unram, membenarkan situasi saat ini yang kian hari semakin mengkhawatirkan, karena jumlah kasus positif Covid-19 NTB mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Ia yang termasuk juga ke dalam anggota Tim Pakar Covid-19 Provinsi NTB menegaskan agar pemerintah dan masyarakat kembali mematuhi dan memperketat protokol kesehatan.

Sebagai tindak lanjut dengan meningkatnya lonjakan kasus positif Covid-19 di NTB Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 477/UN.18/TU/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Dosen Dan Tenaga Kependidikan Dalam Rangka Upaya Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) Di Lingkungan Universitas Mataram, untuk melakukan penyesuaian sistem kerja.

Rektor perguruan tinggi terbesar di NTB itu menyebutkan bahwa Dosen melaksanakan pekerjaan dari rumah (WFH), dengan tetap memperhatikan produktifitas dalam rangka pencapaian target kinerja Universitas Mataram. Ia juga menambahkan bagi dosen yang tidak dapat melaksanakan pekerjaan secara WFH karena memerlukan penyelesaian di kampus/laboratorium, maka diharuskan untuk memiliki persetujuan dari Satgas Covid-19 Unram.

Peraturan yang dikeluarkan rektor Unram tesebut juga berlaku untuk Tenaga Kependidikan (Tendik). Apabila pelaksanaan pekerjaan tendik tidak dapat diselesaikan di rumah dan memerlukan penyelesaian di kantor, maka jumlah tendik yang bertugas diupayakan seminimal mungkin dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Prof. Husni juga mengingatkan bagi dosen, tendik dan mahasiswa yang mengalami gejala pandemi Covid-19 agar segera menghubungi Tim Satgas Covid-19 Universitas Mataram.

Ia juga menegaskan melalui Surat Edaran yang telah dikeluarkan bahwa segala sarana kampus seperti Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)/Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baik yang ada di kampus ataupun fakultas ditutup sementara. Hal serupa juga berlaku untuk asrama mahasiswa, sarana olahraga, kantin serta sarana publik lainnya yang memungkinkan orang untuk bekerumun di lingkungan kampus.

Prof. Husni jga menyampaikan kepada Dekan/Ketua Lembaga/Koordinator Prodi/Ketua UPT dan pimpinan unit lainnta diharapkan untuk tetap melakukan monitoring produktifitas atau kinerja dosen dan tendik serta unit kerja masing-masing sesuai dengan sistem kerja yang diberlakukan.

Rektor Unram tersebut juga menegaskan akan memberlakukan SE Rektor Nomor : 379/UN.18.1/TU/2021 tanggal 13 Januari 2021 Tentang Pelaksanaan Belajar Mengajar Pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 di lingkungan Unram, sepanjang tidak bertentangan dengan SE Nomor 477/UN.18/TU/2021.

Ia juga menerangkan bahwa SE Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Dosen Dan Tenaga Kependidikan ini berlaku mulai tanggal 19 Januari s/d 30 Januari 2021, dan akan disesuaikan dengan perkembangan penyebaran Covid-19. (UNRAM)


0 Comments

Posting Komentar